Fasilitas Pemondokan Jamaah Haji di Makkah dan Madinah

Janji pemerintah untuk peningkatan pelayanan jamaah haji 2016 sudah mulai terbukti. Penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tetap tidak mengurangi pelayanan yang baik. Pelayanan jamaah haji diantaranya adalah terkait transportasi, katering, pemondokan jamaah yang lebih tepat disebut dengan hotel karena setaraf dengan hotel bintang lima dan masih banyak lagi peningkatan layanan lainnya kepada jamaah.

Fasilitas Pemondokan Jamaah Haji di Makkah dan Madinah

Tentang pemondokan jamaah haji pada musim haji tahun 2016, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis menjelaskan fasilitas pemondokan yang akan digunakan jemaah haji Indonesia di Makkah sebanyak 117 gedung.  Selain itu beliau juga menginformasikan tipe, fasilitas, jarak pemondokan jamaah yang akan digunakan nantinya.

Berikut ini penjelasan Pemondokan Jamaah Haji tahun 2016 :

Pemondokan Haji di Makkah

Pemondokan jamaah haji di Makkah sebanyak 117 gedung berada di 6 wilayah yaitu Mahbas Jin, Aziziah, Misfalah, Jarwal, Syisyah dan Raudhah dengan jarak terjauh kurang dari 4 km meter dari Masidil Haram.

Kapasitas gedung terkecil sebanyak 392 (Syisah Tower 50) kapasitas untuk 1 kloter dan terbesar sebanyak 6.371 (Grand Taisir, Jarwal) kapasitas untuk 17 kloter.

Hunian dibagi menjadi sembilan sektor di enam lokasi yaitu dua sektor di Mahbas Jin, dua sektor di Aziziah, dua sektor di Syisah, satu sektor di Jarwal, satu sektor di Misfalah dan satu sektor di Raudhah.

Fasilitas Pemondokan Jamaah Haji di Makkah dan Madinah

Pondokan jamaah haji setara dengan hotel berbintang tiga, kemudahan akses menuju Masjidil Haram, jalan raya yang landai, tidak terlalu banyak tanjakan dan sedikit belokan. Selain itu, disediakan juga pemondokan cadangan di wilayah Mahbas Jin dan Syisah untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran. Selain itu ada fasilitas pendukung lainnya untuk pemondokan di Makkah. Ada ruang shalat (Musholla) dan ada ruang makan.

Pemondokan Haji di Madinah

Pemondokan jamaah haji di Madinah merupakan tipe hotel yang keseluruhannya berada di wilayah Markaziah dengan jarak terjauh 584 meter dari Masjid Nabawi sehingga jemaah haji dapat berjalan kaki ke Masjid Nabawi dan tidak membutuhkan angkutan umum untuk menjalankan ibadah shalat sunnah arbain.

Pemondokan haji di Madinah yang cukup luas dilengkapi dengan sofa yang nyaman serta televisi yang menyiarkan langsung suasana Masjidil Haram-Masjid Nabawi. Layanan resepsionis, keamanan dan kebersihan 24 jam. Kamar tidur yang nyaman dengan pendingin udara, kasur tebal, bantal, sprei dan selimut.

Sama seperti di Makkah, di Madinah untuk tahun ini juga disediakan Akomodasi cadangan dengan kapasitas kloter terbesar dan layanan kesehatan untuk mengantisipasi perubahan jadual kedatangan dan keberangkatan juga untuk jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*